Selasa, 25 Desember 2012

Bentuk Yuridis Perusahaan

1.    Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh seorang yang langsung memimpin perusahaan tersebut. Pemiliknya memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang-utang perusahaan dan berkuasa penuh atas pengelolaan dan pengendalian perusahaan. Tanggung jawab tidak terbatas artinya bahwa orang tersebut (pemilik) bertanggung jawab terhadap kewajiban atau utang-utangnya dengan mengorbankan modal yang dimasukkannya ke dalam perusahaan tersebut dan dengan seluruh milik pribadinya. Perusahaan perseorangan ini paling banyak terdapat di Indonesia karena bentuknya sederhana dan mudah mendirikannya.

2.    Persekutuan Firma
Persekutuan firma adalah perusahaan yang didirikan leh beberapa orang yang juga langsung memimpin perusahaan. Angota-anggota firma bertanggung jawab tidak terbatas atas utang perusahaan. Seperti halnya pada perusahaan perseorangan, demikian pula firma, secara yuridis (hukum) tidak ada pemisahan antara harta benda pribadi di rumah dengan harta benda (modal) yang ditanamkan dalam perusahaan.
Persekutuan firma didirikan sedikitnya oleh dua orang di depan notaris untuk mendapatkan akta pendirian sebagai bukti tertulis. Anggota-anggota firma biasanya adalah orang-orang yang masih ada ikatan keluarga atau sudah saling mengenal dengan erat dan saling mempercayai. Hal ini penting sehubungan dengan tanggung jawab yang tidak terbatas dari para anggota firma.

3.    Persekutuan Komanditer
Bentuk perusahaan komanditer disebut juga CV (Commanditer Vennootschap). Perusahaan komaditer adalah badan usaha yang merupakan perluasan firma dimana pemilik firma ingin menambah modal dengan mencari kerja sama dengan orang lain yang berminat terhadap perusahaannya tanpa ikut memimpin perusahaan.
Anggota yang memimpin atau menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang-utang perusahaan disebut aktif, sedangkan anggota yang hanya menyertakan modalnya kepada yang memimpin atau menjalankan perusahaan tanpa ikut memimpin perusahaan disebut sekutu diam atau komanditer. Tanggung jawab anggota komanditer terbatas pada modal yang diiktsertakan pada perusahaan.

4.    Perseroan Terbatas
Perseroan terbatas (PT) adalh suatu perseroan yang memperoleh modal dengan mengeluarkan surat-surat sero (saham). Tiap-tiap pesero memiliki satu sero atau lebih yang mempunyai tanggung jawab terbatas hanya pada modal yang diikutsertakan dalam perusahaan.
Untuk mendirikan PT selain harus dengan akta notaris, juga harus ada persetujuan dari menteri kehakiman didaftarkan pada pengadilan negeri dan diuumukan dalam Berita Negara (Lembaran Negara).
Di dalam akta pendirian harus disebutkan :
a.    Nama perseroan,
b.    Tempat kedudukan perseroan,
c.     Tujuan perseroan, dan
d.    Jumlah modal perseroan (dijelaskan banyaknya saham serta harga tiap-tiap saham).
Di dalam undang-undang terdapt ketentuan mengenai modal perseroan terbatas bahwa para pendiri sedikitnya telah menenmpatkan 20% dari modal perseroan dan 10% dari jumlah telah disetorkan (modal tersedia).
Permodalan sebuah perseroan terbatas terdiri dari saham-saham. Jumlah atau besarnya modal ditetapkan dalam anggaran dasar dan tidak boleh diubah (kecuali denegn mengubah seluruh akta notarisnya). Jumlah modal yanf tetap disebut madal statuler. Saham yang telah terjual dan pembayarannya telah disanggupi oleh pemegang sahamnya disebut modal yang ditempatkan (modal sanggup) dan modal yang telah dibayar oleh para pemegang saham disebiut modal yang telah disetorkan.

5.    BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
Badan usaha milik Negara adalah badan usaha yang keseluruhan atau sebagian modalnya dimiliki oleh Negara. Badan usaha milik Negara banyak melayani kepentingan umum. Selain itu, untuk menegmbangkan perusahaan dan kesejahteraan BUMN diberi kesempatan mancari laba. Contoh : PT Pusri, PT PLN, dan PT Telkom.

6.    Koperasi
Koperasi adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang atau badan yang bekerja sama atas dasar sukarela yang bertujuan meningkatkan kerja sama para anggotanya. Koperasi bukan perkumpulan dan pemusatan modal yang bertujuan mencari keuntunagan, tetapi bertujuan untuk kesejahteraan anggota.


Sumber :
Drs. Makasum Habibi, M. Gunadi, 2004. Modul Ekonomi 2 Untuk SMK Kelompok Binis dan Manajemen, Jakarta.
Yudhistira


Masa Orientasi Siswa (MOS)

Masa Orientasi Siswa (MOS) adalah kegiatan yang dilakukan sekolah sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Masa Orientasi Siswa (MOS) biasanya dilaksanakan selama 3 – 6 hari. Dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) biasanya para siswa membawa peralatan atau perlengkapan yang harus dibawa pada saat dilaksanakannya Masa Orientasi Siswa (MOS) dan perintah dari instruktur. Ada beberapa macam perintah dari instruktur dan peralatan atau perlengkapan yang harus dibawa pada saaat pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS). Contohnya adalah memakai pita dirambut untuk wanita sedangkan pria harus berambut botak.

Disekolah saya Masa Orientasi Siswa (MOS) dilaksanakan selama 6 hari. Dalam pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) tersebut, saya diharuskan mematuhi perintah dari instruktur dan membawa peralatan atau perlengkapan pada saat pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS). Pada saat pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS)saya diharuskan berambut botak dengan ukuran 1 cm dan membawa peralatan atau perlengkapan yaitu membawa makanan dan minuman sesuai perintah instruktur, memakai topi yang terbuat dari kertas karton dengan bentuk kerucut, menggunakan tas dari bahan karung terigu, obat-obatan, dan lain-lain.

Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) dilaksanakan di kelas dan lapangan. Pelaksanaan di kelas biasanya melaksanakan perintah dari instruktur, games, dan lain-lain. Contohnya adalah setiap kelompok membuat yel-yel untuk menjadi yel-yel kelas untuk lomba yel-yel antar kelas. Sedangkan pelaksanaan di lapangan biasanya diisi oleh para narasumber untuk menyampaikan materi yang akan ia sampaikan kepada kami.

Di hari terakhir pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS), saya harus meminta tanda tangan para instruktur pada setiap kelas. Dalam meminta tanda tangan para instruktur memberikan tantangan untuk mendapatkan tanda tangan mereka. Misalnya menangkap semut yang ada dihadapan para instruktur, setelah itu ia akan memberikan tanda tangannya. Setelah melaksanakan Masa Orientasi Siswa (MOS), saya memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) setiap hari. Dan ini merupakan pengalaman yang mungkin tidak terlupakan, karena disini saya tahu bahwa kebersamaan itu membuat semuanya menjadi lebih mudah. 
Merencanakan Bisnis

Setiap bisnis yang akan ditekuni merupakan hasil ide seorang atau lebih mengenal barang dan jasa. Ide bisinis bias muncul pada saat yang tidak terduga-duga. Ide bisnis bias timbul karena melihat keberhasilan seorang pengusaha. Idea bisnis bisa juga timbul karena memang memiliki bakat dan memiliki keturunan yang telah banyak menekuni bisnis. Namun demikian ide bisnis bukanlah hal yang sulit untuk didapatkan.

Apa yang mendasari orang untuk memulai suatu bisnis? Orang akan berniat menciptakan bisnis hanya apabila orang tersebut mengharapkan laba dari usahanya. Laba tersebut diperoleh dari memiliki perusahaa dalam bebrbagai bentuk. Sebagian orang termotivasi oleh kesempatan mendapatkan penghasilan besar. Beberapa orang menginginkan supaya bisa menjadi atasan bagi diri mereka sendiri daripada bekerja kepada orang lain. Banyak orang senang tantangan dan prestise yang berhubungan dengan emiliki perusahaan. Sebagian besar pemilik perusahaan setuju bahwa semua alas an tersebut di atas memotivasi mereka untuk memulai bisnis.

Satu hal yang sangat penting dalam memulai bisnis adalah adanya keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh bisnis yang akan dilaksanakan. Keunggulan kompetitif bisa diperoleh dari mutu barang atau jasa, harga dan bentuk produk. Banyak bisnis berhasil hanya karena mencotoh produk yang telah ada di pasar tetapi dengan memberikan aksesoris yang berbeda dan harga yang lebih murah. Saat ini keberhasilan ide bisnis dan bisnis itu sendiri banyak didasari oleh besarnya dana yang dimiliki dan teknlogi yang digunakan. Namun demikian, tidak semua bisnis yang berhasil merupakan perpaduan dua hal tersebut. Bill Gates memulai mendirikan Microsoft dari sebuah garasi mobil dan komputer rusak. Kini Microsoft adalah perusahaan peranti lunak nomor satu di dunia.

Perkembangan sekarang dengan adanya internet, orang bisa berinternet marketing. Dengan hanya berbekal biaya sambungan internet orang bisa menjual apa saja melalui internet. Dan kencenderungannya makin banyak orang yang berhasil dlam bidang ini. Oleh sebab itu, memunculkan ide bisnis merupakan hal yang sangat penting sebelum memulai bisnis itu sendiri. Ide bisnis yang benar-benar orisinil akan memotivasi pencetusnya untuk berhasil dalam menjalankan bisnisnya.

Sumber :
Drs. Makasum Habibi, M. Gunadi, 2004. Modul Ekonomi 2 Untuk SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen, Jakarta.
Yudhistira

Selasa, 27 November 2012


Pendekatan Dalam Melihat Bisnis dan Lingkungan

Kesempatan bisnis serta bisnis itu akan selalu dipengaruhi oleh lingkungan. Hubungan antar bisnis dengan lingkungan sangat erat. Perusahaan yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tersingkir dari kancah persaingan bisnis. Hubungan antar bisnis dengan dengan lingkungan kemudian ditelaah oleh para usahawan. Pada mulanya telaah dilakukan secara tradisional yaitu mereka beranggapan bahwa bisnisnyalah yang merupakan hal yang terpenting atau yang menduduki titik sentral sedangkan lingkungan merupakan hal sekunder yang mengelilingi bisnisnya. Pandangan tradisional tersebut sering disebut dengan yang berorientasi produsen atau “Producer Oriented Aproach”. Pandangan itu memang cocok dengan kondisi saat itu , dimana pada saat itu keadaannya disebut sebagai “seller’s market”, yang artinya produsen masih langka sehingga barang apapun yang dihasilkan akan selalu terjual.

Akan tetapi keadaan itu berubah, dimana pengusaha menjadi bertambah banyak dan masyarakat menjadi lebih selektif sehingga timbulah persaingan yang ketat diantara para pengusaha. Hanya pengusaha yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumenlah yang mampu bertahan. Keadaan ini disebut “buyer’s market” atau “pasar pembeli” yaitu keadaan dimana pembeli yang akan menentukan semuanya dan bukan penjual. Dalam hal ini berlaku suatu ungkapan “pembeli adalah raja”.

Dalam hal ini siapa yang berhasil mendekati konsumen dialah yang akan bertahan dalam kancah persaingan bisnis. Pada saat seperti inilah pengusaha harus pandai melihat factor lingkungan. Jadi dalam hal ini yang merupakan factor yang sentral adalah masyarakat atau konsumen sedangkan pengusaha atau bisnisman mengelilinginya untuk melayani kebutuhan secara lebih baik sesuai dengan selera konsumen. Pandangan ini disebut “Consumer Oriented Approach” atau “pendekatan yang berorientasi konsumen”.

Kesimpulannya adalah pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan sangatlah penting bagi para pengusaha agar mereka dapat bersaing dengan para pengusaha lainnya dan dapt bertahan dari persaingan bisnis yang ada pada saat ini karena konsumen lebih selektif dalam memilih produk yang mereka inginkan.


Tujuan Kebijakan Bisnis
  • Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna u ntuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunnyai daya saing.
  • Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau usaha di Negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
  • Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
  • Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara kita juga. Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi).


Kesimpulannya, tujuan kebijakan bisnis adalah untuk melindungi usaha kecil dan menengah, konsumen dan lingkungan hidup dari perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia, dan membuat Negara mendapat keuntungan dari kebijakan bisnis tersebut.


Class Meeting

Class meeting biasanya dilaksanakan setelah para siswa melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Class meeting tersebut dilaksanakan untuk menghilangkan stres setelah para siswa melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Class meeting memperlombakan bebagai jenis lomba, seperti : futsal, basket, bulutangkis, pembacaan puisi, cerdas cermat, dan lain-lain. Disekolah saya class meeting memperlombakan futsal, pembacaan puisi, cerdas cemat , dan lain-lain.

Saya dan teman-teman sekelas saya memutuskan untuk mengikuti lomba futsal. Pada class meeting tersebut ada 16 kelas yang mengikuti lomba futsal. Dimana setiap kelas hanya boleh membawa 10 orang pemain dengan 5 orang pemain inti dan 5 orang pemain cadangan.

Pada saat pertandingan, kelas kami melawan dari kelas 10 sampai kelas 12 dan kami akhirnya berhasil lolos sampai final. Disaat itu kami kelas 11 dan melawan kelas 12. Difinal kami harus mengakui kami kalah dengan skor 1-0 untuk kemenangan kelas 12. Dengan ini kami menjadi runner-up atau pemenangn kedua.

Walaupun kami menjadi runner-up atau pemenang kedua , kami tetap senang karena kami berhasil lolos sampai final tetapi kami juaga sedikit sedih karena kami tidak berhasil menjadi juara atau pemenang pertama. Dan ini hasil terbaik dari kerja keras kami dalam lomba futsal saat class meeting ini.

Selasa, 30 Oktober 2012


Tempat dan Letak Perusahaan

Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat perusahaan akan memberikan bantuan yang sangat berharga, baik dalam kaitannya dengan kemudahan-kemudahannya yang diberikan maupun dalam kaitannya dengan efisiensi biaya produksi. Dengan demikian tempat dan letak kedudukan perusahaan harus diputuskan dengan hati-hati atas dasar fakta yang lengkap, ditinjau dari aspek ekonomi dan aspek teknis. 
Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Pada umumnya dipengaruhi oleh faktor lancarnya hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya. 
Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik. Letak perusahaan dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dalam biaya. 
Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya adalah :
  • harga bahan mentah/bahan pembantu
  • tingkat upah buruh
  • tanah
  • pajak
  • tingkat bunga
  • biaya alat produksi tahan lama
  • biaya atas jasa pihak ketiga
Jenis-jenis letak perusahaan
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu :
  1. terikat keadaan alam
  2. terikat sejarah
  3. terikat oleh pemerintah
  4. dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Terikat Keadaan Alam
Letak perusahaan yang terikat pada alam pada umumnya karena ketersediaan dan kemudahan bahan baku. Sebagai contoh, perusahaan pertambangan timah di Indonesia memilih letak perusahaannya di Pulau Bangka, karena letak daerah faktor produksi alamnya berkaitannya dengan bahan-bahan tambang. Perusahaan tambang di Indonesia seperti Aneka Tambang (Persero), PT (Production) Associated GroupAneka Tambang, PT Adiabara Bansatra, PT (Exploration) Associated GroupAdia Group, Abdi Sarana Nusa, PT (Exploration). Perusahaan pembibitan bunga memilih letak di Puncak karena iklimnya yang mendukung, dan sebagainya.

Terikat Sejarah
Dalam hal ini perusahaan menjalankan aktivitasnya di daerah tertentu karena alasan yang hanya dapat dijelaskan berdasarkan sejarah. Sebagai contoh, perusahaan batik hanya didirikan di Yogyakarta, karena pada mulanya batik dikerjakan oleh wanita keraton untuk mengisi waktu senggangnya. Dalam perkembangannya kegiatan ini diorganisir oleh perusahaan di Yogyakarta dengan pertimbangan di daerah tersebut tersedia banyak tenaga kerja handal di bidang pembatikan, disertai dengan dukungan budaya yang kuat dari masyarakat sekitar.Contoh perusahaan batik di Yogyakarta, seperti Luwes Putra Batik & Handicraft, Rizki Ayu Batik [Factory],

Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini letak perusahaan ditentukan oleh pemerintah atas dasar pertimbangan keamanan, politik, kesehatan, dan sebagainya. Sebagai contohnya, letak perusahaan bahan kimia yang berbahaya ditentukan di lokasi yang agak terisolir dari masyarakat sekitar dengan harapan limbah yang dihasilkan perusahaan tersebut tidak mengganggu masyarakat, ataupun bilamana pada suatu saat terjadi sesuatu yang tidak diharapkan terhadap perusahaan tersebut, dampaknya dpat ditekan serendah mungkin.Contoh perusahaan bahan kimia di Indonesia, seperti PT Aneka Kimia Inti, PT. WINADE WAHYUMAS.


Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Faktor-faktor yang berpengaruh penting dalam kaitannya dengan pemilihan letak perusahaan yang bersifat industri adalah kedekatan dan ketersediaan bahan mentah, ketersediaan tenaga air, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan modal, kemudahan transportasi serta kedekatan pasar, dan kesesuaian iklim. 
Ketersediaan bahan mentah memungkinkan kesinambungan aktivitas perusahaan, karena tanpa bahan baku perusahaan tidak mungkin dapat bekerja. 
Ketersediaan tenaga air merupakan suatu potensi yang dapat dimanfaatkan perusahaan dalam mendukung kelancaran aktivitasnya disamping dapat berfungsi sebagai pembangkit listrik yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan. 
Ketersediaan tenaga kerja yang melimpah dan murah merupakan pendukung faktor produksi variabel. Semakin murah tenaga kerja yang tersedia semakin rendah biaya produksi persatuan output yang dihasilkan perusahaan. Bila kelimpahan tenaga kerja tersebut diimbangi dengan  keahlian yang memadai, perusahaan akan semakin mampu bersaing, baik dalam hal harga maupun kualitas produk yang dihasilkan.
Ketersediaan modal sangat mendukungnya perkembangan investasi. Perusahaan yang membutuhkan dukungan modal besar untuk perkembangannya, akan sangat memperhitungkan penawaran modal dengan bunga rendah. 
Transportasi berpengaruh besar dalam pendistribusian produk. Kelancaran transportasi juga menjamin kelancaran pasokan bahan baku ke lokasi perusahaan. 
Kedekatan pasar merupakan faktor yang sangat memudahkan terserapnya produk yang dihasilkan perusahaan. 
Kesesuaian iklim tidak hanya berpengaruh pada kesinambungan produksi, tetapi juga berhubungan erat dengan kesehatan buruh yang bekerja di perusahaan. Disamping itu perlu dipertimbangkan pengaruh iklim terhadap ketahanan barang-barang modal, karena terkait dengan biaya penyusutan barang-barang modal yang pada akhirnya akan mempengaruhi biaya produksi.

Kesimpulannya, tempat dan letak perusahaan sangat penting bagi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan mudah bagi para client atau mitra untuk bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Dengan tempat dan letak perusahaan yang strategis dapat membuat para konsumen untuk membeli produk mereka.